Moving Average Dieses Beispiel lehrt, wie Sie den gleitenden Durchschnitt einer Zeitreihe in Excel berechnen. Ein gleitender Durchschnitt wird verwendet, um Unregelmäßigkeiten (Spitzen und Täler) zu glätten, um Trends leicht zu erkennen. 1. Erstens, werfen wir einen Blick auf unsere Zeitreihe. 2. Klicken Sie auf der Registerkarte Daten auf Datenanalyse. Hinweis: Klicken Sie hier, um das Analyse-ToolPak-Add-In zu laden. 3. Wählen Sie Verschiebender Durchschnitt aus, und klicken Sie auf OK. 4. Klicken Sie im Feld Eingabebereich auf den Bereich B2: M2. 5. Klicken Sie in das Feld Intervall und geben Sie 6 ein. 6. Klicken Sie in das Feld Ausgabebereich und wählen Sie Zelle B3 aus. 8. Zeichnen Sie ein Diagramm dieser Werte. Erläuterung: Da wir das Intervall auf 6 setzen, ist der gleitende Durchschnitt der Durchschnitt der letzten 5 Datenpunkte und der aktuelle Datenpunkt. Als Ergebnis werden Spitzen und Täler geglättet. Die Grafik zeigt eine zunehmende Tendenz. Excel kann den gleitenden Durchschnitt für die ersten 5 Datenpunkte nicht berechnen, da nicht genügend frühere Datenpunkte vorhanden sind. 9. Wiederholen Sie die Schritte 2 bis 8 für Intervall 2 und Intervall 4. Fazit: Je größer das Intervall, desto mehr werden die Spitzen und Täler geglättet. Je kleiner das Intervall, desto näher die gleitenden Mittelwerte sind, um die tatsächlichen Datenpunkte. Cara Menambahkan Garis Trendline pada ChartGrafik Excel-Diagramm atau grafik dapat dengan cepat. mengungkapkan lebih banyak situasi atau keadaan dari Daten yang kita miliki. Melalui Diagramm atau grafik kita bisa mengetahui als menyampaikan Daten dengan cepat kepada pembaca. Biasanya selain ingin mengetahui tentang (pergerakan) Daten Yang fluktuatif, pembaca juga ingin mengetahui kecenderungan atau Trend Dari Daten tersebut. Sebagai contoh, selain ingin mengetahui naik-turunnya penjualan sepeda motor, sang richtungen juga ingin mengetahui dan melihat kecenderungan atau trend dari penjualan. Trend tersebut cukup ditampilkan dalam bentuk sebuah garis, atau disebut trendline. Deutsch - Übersetzung - Linguee als Übersetzung von "trendline merupakan garis" vorschlagen Linguee - Wörterbuch Deutsch - Englisch Andere Leute übersetzten. Microsoft Excel telah menyediakan fasilitas untuk menambahkan sebuah garis kecenderungan atau trendline dalam chart atau grafik sehemen kita tidak perlu repot-repot mempelajari ilmu statistik terlebih dahulu. Lihat in Verbindung treten mit trendline di bawah ini. Buka Diagramm atau grafik yang akan dibuat tendenzlinie, bila belum unda dapat membuat sebuah grafik dengan cara berikut: Ketikdaten yang akan dibuat chart atau grafik. Lalu blok Daten tersebut. Klik Tab Band Einfügen Misalkan kita buat Diagramm kolom. klik tombol Spalte lalu klik 2D Spalte Sebuah Grafik kolom Akan disisipkan dalam Arbeitsblatt undeinem Kemudian pilih salah satu Serie Dari grafik batang Yang ada untuk dibuat Trendlinie, misalkan kita memilih untuk penjualan Motor, klik kanan Pada Serie tersebut lalu pilih Element hinzufügen Trendline Selanjutnya Pada grafik Akan Ditampilkan sebuah garis Trendlinie dan sekaligus muncul Dialog Formatieren Sie Trendline. anda bisa mengatur trendline melalui dialog tersebut. Diese Seite zu Mister Wong hinzufügen Diese Seite zu del. icio. us Diese Seite zu Mister Wong hinzufügen Unda bisa memilih jenis Trendlinie pada bagian TrendRegression Typ, yakni. Exponential (eksponensial), Linear (garis lurus), logarithmisch (logaritma), Polynom (polinomial, pangkat banyak), Kraft (pangkat), atau Gleitender Durchschnitt (pergerakan rata-rata). Anda juga bisa mengatur warna dan ketebalan maupun jennis garis trendline melalui kategori Linie Farbe dan Line Style. Bila diperlukan und ein juga bisa menampilkan rumus persamaan pada diagramm dengan memberi tanda überprüfen pada item Anzeigegleichung auf Diagramm. Setelah pengaturan selesai, klik tombol Schließen. Tipps Cara Menambahkan Garis Trendlinie pada ChartGrafik Excel Untuk mengetahui trendline yang cocok untuk sebuah chart und ein harus mengetahui pola dari daten unda, atau unda dapat mencarinya dengan melakukan proses versuche und fehler. alias COBA dan COBA lagi sampai undeinem menemukan Trendlinie Yang cocok untuk grafik buatan undeinem:) Tulisan seri 5 peramalan ini Akan memberikan tahapan estimasi Modell untuk metode peramalan Sederhana, sekaligus cara memilih Modell Terbaik Dari Modell-Modell Yang ada (sebagai pengantar pemahaman, silakan baca Seri 1 4). Tetapi berbeda dengan tulisan Pada seri 3, kali ini kita Akan mencoba mengaplikasikannya Pada fasilitas Yang ada di Microsoft Office Excel 2003 Sebagai Latihan, misalnya kita punya Daten penjualan Selama 10 tahun terakhir (1999 2008), Secara berurut sebagai berikut: 2, 3, 6, 9, 10, 11, 14, 16, 18, 27 (angka-angkanya dibuat kecil hanya untuk menyederhanakan). Buka Programm Excel, ketikkan Angka tersebut pada Arbeitsblatt Excel secara berurut pada satu kolom (untuk keseragaman, ketikan di Bereich A2: A11). Angka tahun tidak perlu diinputkan. Selanjutnya klik Einfügen gt Chart. Akan muncul tampilan berikut: Pada Diagrammtyp: pilih XY (Scatter), pada Diagramm Untertyp klik gambar paling atas (yang berwarna hitam pada tampilan diatas). Kemudian klik Weiter, akan muncul tampilan berikut: Pada Datenbereich: isikan Bereich Dari Daten Yang Akan Dianalisis. Misalnya dalam contoh Daten kita berada pada Bereich A2: A11. Maka akan muncul tampilan berikut: Klik Weiter, akan muncul tampilan berikut: Isikan Chart Titel dengan judul grafik, Wert (X) Achse dengan Judul sumbu horizontal, Wert (Y) Achse dengan judul sumbu vertikal. (Katatan: pilihan-pilihan Äxte, Gitternetz, Legende dan Daten Etiketten bisa Sdr. Coba utak-atik sesuai kebutuhan. jpg tidak dijelaskan disini untuk mempersingkat dan agar lebih fokus pada pembahasan mengenai peramalan). Selanjutnya klik Weiter, akan muncul tampilan berikut: Klik Finish. Abbildung Akan muncul pada Blatt Sdr. Sebonai berikut: Kemudian klik Menü Chart yang ada Menü Bagian atas Excel, selanjutnya pilih Hinzufügen Trendline. Akan muncul tampilan Berikut: Akan muncul enam pilihan Trendtipe regresi, yaitu Linear, Logarithmisch, Polynom, Leistung, Exponential, Gleitender Durchschnitt. Jika und ein memilih Polynom akan diminta memasukkan jumlah ordernya. Jika anda memilih bewegenden Durchschnitt akan diminta memasukkan jumlah periodenya. Persamaan modellieren Sie Trend linear als eksponensial sudah pernah kita bahas pada seri 2 tulisan ini. Modell Trend logarithmischen memiliki persamaan Y t 0 1 lnT Modell Trend Leistung memiliki persamaan. Yt 1 T 0 Modell Polynom memiliki persamaan Berikut: Y t 0 1 T 2 T 2. 6 T 6 Jika kita memilih Modell Polynom, kita diminta memasukkan ordernya (pangkat tertinggi dari persamaan tersebut). Jika kita menginginkan Trend kuadratik, masukkan angka 2, jika menginginkan Trend kubik masukkan angka 3. Dalam Excel, um tertinggi Yang bisa kita masukkan adalah Ordnung 6. Pilihan Moving Average kita tinggalkan dulu, karena Akan dibahas tersendiri dalam seri peramalan berikutnya. Unda bisa mencoba-coba pilihan yang diinginkan. Setelah memilih Tendenz yang diinginkan, kemudian klik Optionen. Akan muncul tampilan Berikut: Isikan nama garis trendnya (Voreinstellung Excel adalah Serie 1,2 d. Jika ingin menggunakan nama sendiri sendiri, klik Custom dan ketik namanya). Conteng Set Intercept jika und ein ingin menggunakan abfangen dengan nilai tertentu atau nol. Abaikan ini, jika und ein ingin menggunakan abfangen sesuai perhitungan. Conteng Anzeigengleichung auf Diagramm untuk menampilkan persamaan Tendenz pada grafik. Conteng Anzeige R-squared Wert auf Diagramm jika und ingin menampilkan nilai R-squared pada grafik. Pada Bagian Prognose kita bisa isikanischen Tahununit Prognose Trend kedepan (Yang diforecast kedepan dimulai dari Daten tahun terakhir) atau Prognose Trend ke belakang (Yang Dimulai Dari Daten tahun awal di tarik kebelakang). Setelah itu, klik ok. Maka akan maturul tampilan grafik Berikut: Tampilan grafik di atas adalah kontra grafik ketika kita memilih modell trend polynomial dengan bestellung 2 (modell trend kuadratik) dengan prognose kedepan untuk 20 tahununit. Sayangnya, Programm Excel tidak Mitgliedsorgan perhitungan MAPE, MAD ataupun MSD seperti pada Programm Minitab Yang telah kita bahas sebelumnya. Namön demikian, Programm Excel Mitglied seit dem letzten Besuch Karenanya kita bisa menggunakan ukuran R2 ini untuk memilih modellieren Sie Trend yang terbaik. Secara umum, Modell Tendenz terbaik adalah Modell dengan nilai R2 Yang paling tinggi. Selain itu, dalam Ausgang Trendlinie Excel, Prognose yang diberikanischen juga hanya dalam bentuk grafik dan tidak memunculkan nilai Prognose. Oleh karenanya, kita harus menghitung sendiri dengan memanfaatkan persamaan vorbildliches yang telah terbentuk.
No comments:
Post a Comment